
Seorang jamaah tablik akbar yang menggunakan kendaraan lain, Syukron mengatakan, mobil pikap tersebut membawa sebanyak 13 penumpang dan satu sopir dari Pontianak, Kalimantan Barat menuju arah Palangkaraya. Sementara mobil dump truk bermuatan semen dikemudikan Ahmad Rianur, warga Tamiang Layang, Kabupaten Barito Timur, melaju menuju arah Sampit.
“Tabrakan menyebabkan timbulnya percikan api yang dengan cepat membakar kedua mobil,” kata Syukron di Puskesmas Pundu pada Sabtu (3/2/2018) sore.(Baca: Truk Semen Tabrak Pikap di Kotawaringin Timur, 12 Penumpang Tewas)
Mneurut Syukron, para korban hendak menghadiri tablik akbar di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. "Saat ini masih dirundingkan dengan rombongan kami yang berada di mobil lainnya. Ada yang menyarankan jenazah dimakamkan di sini saja, tapi ada juga pendapat lainnya. Ini masih dirundingkan," ujarnya.
Hingga kini kepolisian masih menyelidiki penyebab kecelakaan maut yang jaraknya sekitar dua setengah jam dari Sampit, Ibu Kota Kabupaten Kotawaringin Timur.(Baca: Identitas 11 Korban Tewas Tabrakan Maut Truk Semen Vs Pikap)
Sebelumnya, kecelakaan hebat terjadi di Jalan Tjilik Riwut Km 32 Desa Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalteng, Sabtu (3/2/2018) sekira pukul 06.10 WIB. Kecelakaan melibatkan dump truk dengan nomor polisi DA 1983 TN mengangkut semen, yang berangkat dari Palangka Raya menuju Sampit, kemudian pikap hitam bernomor polisi KB 8629 dari Sampit menuju Palangka Raya.
Data sementara dari warga sekitar kejadian, korban tewas 11 orang dan luka berat 3 orang. “Dump truk dikemudikan Ahmad Rianur tabrakan dengan pikap yang membawa 14 orang di atas bak. Yang saya lihat ada 11 orang penumpang pikap tewas sudah ditutupi daun pisang. 3 orang luka berat dibawa meuju rumah sakit terdekat,” ujar Warga Sampit, Norman saat dihubungi MNC Media, Sabtu (3/2/2018) siang.
(whb)
Pengen baca lanjutan nya buka link di samping : http://ift.tt/2DZU4A5
Bagikan Berita Ini
0 Response to "11 Korban Tewas Kecelakaan Maut Rombongan Jamaah Tablik Akbar"
Post a Comment