
loading...
"Iya ada dua orang yang diamankan. Masih didalami keterlibatnnya dengan JAD (Jamaah Ansharut Daullah)," ujar Kepala Polres Malang Kota, AKBP Asfuri, saat dihubungi melalui telepon selulernya.
Kabar adanya penangkapan tersebut, membuat heboh warga di sekitar tempat tingggal kakak beradik ini.
Masyarakat yang penasaran, ramai-ramai mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sementara, keluarga kakak beradik tersebut masih nampak terpukul dengan kejadian ini.
Ketua RT 1, Abdul Mukhid Murtadho mengaku, tidak mengetahui persis kejadian penangkapan tersebut, karena sedang berada di rumah sakit.
"Ibu saya sedang sakit, jadi tadi saya membesuk ke rumah sakit. Saat pulang ke rumah, baru tahu kalau ada kejadian ini," tuturnya.
Dia sendiri baru mengetahui adanya penangkapan terhadap kedua warganya, setelah diberi tahu murid-muridnya mengaji.
"Kata murid-murid saya, ada banyak polisi di belakang rumah. Akhirnya saya langsung datang ke lokasi, dan diberi tahu oleh Pak Kapolsek Klojen, kalau ada kegiatan penangkapan," imbuhnya.
Polisi tidak memberi tahu secara detail, terkait kegiatan penangkapan tersebut. Dia beranggapan, mungkin polisi masih melakukan penyelidikan dan berhati-hati memberikan informasi.
Warga yang tinggal di sekitar rumah tersebut, juga tidak banyak mengetahui kejadiannya, karena sedang Salat Tarawih.
Abdul menyebutkan, untuk ARH tidak pernah bekerja di luar kota. Aktivitasnya lebih banyak di Kota Malang, saja. Sementara, INM selama ini yang banyak bekerja keluar kota.
Sempat bekerja di dealer jual beli kendaraan bermotor, lalu pindah kerja ke Kota Surabaya, kabarnya berjualan cilok (makanan kecil).
Selama bekerja di luar kota, INM jarang sekali pulang ke rumahnya. Abdul menyebutkan INM pulang sekitar 15 hari lalu, saat ibu kandungnya meninggal dunia.
Pengen baca lanjutan nya buka link di samping : https://ift.tt/2k5Tmsn
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Densus 88 Amankan Kakak Beradik di Kota Malang"
Post a Comment