“Komandan Tanggap Darurat dipegang oleh Dandim 0801/Pacitan. BNPB memberikan dukungan heli Bell 412 untuk percepatan penanganan darurat bencana,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Sabtu (2/12/2017).
Sutopo menjelaskan, korban tewas sebanyak 25 orang dan 5 korban di antaranya masih belum ditemukan. 20 korban yang ditemukan meninggal akibat banjir sebanyak 5 orang dan tanah longsor sebanyak 15 orang.
“Sedangkan 5 korban lain belum ditemukan, terdiri dari 4 korban longsor dan 1 korban banjir. Kesulitan yang dihadapi karena alat berat belum bisa masuk ke area pencarian korban longsor karena medan dan jalan masuk merupakan jalan desa,” tuturnya.
Gubernur Jatim dan Pangdam Brawijaya sudah datang ke Pacitan melakukan koordinasi guna percepatan penanganan darurat bencana banjir dan tanah longsor. Gubernur Jatim memberikan dana jaminan hidup (Jadup) untuk warga terdampak sebesar Rp900.000/jiwa selama 3 bulan.
Asosiasi pengusaha Banjarmasin asal Pacitan juga memberikan bantuan dana sebesar Rp500 juta. Telkomsel juga bersedia memberikan BTS mobile untuk daerah terdampak yang masih sulit untuk komunikasi.
(wib)
Pengen baca lanjutan nya buka link di samping : http://ift.tt/2zHzQZu
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Korban Banjir dan Longsor Pacitan Bertambah Jadi 25 Orang, BNPB Kerahkan Helikopter"
Post a Comment