Syakir mengatakan, dirinya ingin menunjukan bahwa setiap hari selalu ada di tiap daerah di Indonesia. Ditegaskannya, keinginan pemerintah untuk swasembada pangan sudah harga mati dan tidak melakukan impor.
"Isu yang berkembang bahwa tidak ada panen di bulan Januari tidak benar. Ini buktinya," katanya melalui rilisnya, Jumat (5/1/2018).
Syakir menegaskan, dirinya dan sejumlah pejabat datang ke Majalengka untuk memastikan bahwa ada panen tiap hari dan ada tanam tiap hari disepanjang sentra padi Pulau Jawa. Pada Januari saja, di Kabupaten Majalengka terdapat 2.900 hektare padi yang akan dipanen.
Sedangkan di Februari, padi yang akan dipanen sekitar 2.600 hektar. Pada bulan Maret sekitar 3.300 hektare tanaman padi akan dipanen. "Produktivitas padi yang dipanen hari ini sekitar 7,2 ton perhektare. Padi yang ditanam ini varietas unggul," terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Kabupaten Majalengka Wawan Suwandi memastikan untuk bulan Januari ini Kabupaten Majalengka mampu surplus sekitar 13.000 ton gabah.
Abram, petani pemilik lahan yang dipanen menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah selama ini sehingga petani dapat menerima bantuan benih unggul, alsintan dan pendampingan dalam bercocok tanam.
(ysw)
Pengen baca lanjutan nya buka link di samping : http://ift.tt/2CWbqOe
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Panen di Majalengka, Kepala Balitbangtan Tegaskan Soal Swasembada Pangan"
Post a Comment