“Yang diharapkan oleh setiap pasangan kandidat maupun seluruh kekuatan masyarakat sipil di Jawa Timur adalah agar prosesi pilkada Jatim sebagai festival politik kerakyatan, sebagai ajang pendidikan politik bagi rakyat untuk memilih pemimpin yang dengan program-programnya mampu menjadi penyuara kehendak aspirasi rakyat,” ujar Airlangga, dalam keterangan tertulis yang dikirimkan ke SINDOnews, Jumat (5/1/2018).
Menurut Airlangga, Pilgub Jatim telah dicederai oleh hadirnya isu-isu yang tidak beretika. “Ini adalah suatu manuver politik yang hanya didorong oleh avonturisme politik dan tidak menghormati kehendak rakyat untuk memajukan aspirasi dan kepentingannya,” pungkas Airlangga.
(sms)
Pengen baca lanjutan nya buka link di samping : http://ift.tt/2m1V7ID
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Pengamat: Demokrasi Tak Sehat Dipraktikkan di Pilkada Jatim"
Post a Comment