"Jadi ada tiga warga asli Banti ini berhasil membawa kabur, bapak Soegiono keluar dari kampung Banti untuk dibawa ke Rumah Sakit Tembagapura, untuk diobati, karena yang bersangkutan sakit-sakitan sudah 2 minggu belakangan ini," ujar seorang warga yang enggan namanya diberitakan.
Tiga warga Kampung Banti ini nekat membawa kabur Soegiono walau nyawa menjadi taruhannya, dikarenakan perlakuan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap warga sudah tidak manusiawi lagi.
"Bagaimana kita merasa nyaman, sedangkan perlakuan mereka (KKB) sudah tidak manusiawi lagi, uang, dompet, dan handphone diambil secara paksa oleh mereka, handphone yang dirampas digunakan mereka untuk upload foto dan video mereka di media sosial," ungkap warga tersebut.
Soegiono akhirnya berhasil dibawa ke Rumah Sakit Tembagapura setelah dalam perjalanan warga yang membawa Soegiono ditemukan oleh pasukan gabungan TNI-Polri yang sedang berpatroli kemudian Soegiono langsung dibawa ke rumah sakit setempat oleh pasukan gabungan untuk mendapat perawatan intensif.
Dari KTP milik Soegiono, yang bersangkutan merupakan warga Blitar, tempat tanggal lahir, Blitar 3 Mei 1966, alamat Jalan Arjuna, RT/RW 004/001 Kel/Desa, Kalipang, Kecamatan Sutojayan, Agama Islam. Saat dievakuasi, Soegiono tampak lemas dan terlihat wajahnya letih.
(sms)
Pengen baca lanjutan nya buka link di samping : http://ift.tt/2yBmvBD
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Pendulang Emas Asal Blitar Berhasil Dibawa Keluar dari Kampung Banti Tembagapura"
Post a Comment