"Lima kali semen dituangkan. Lima sebagaimana lima sila Pancasila," canda Wasekjen PDIP Ahmad Basarah.
Saat peletakan batu pertama, Megawati didampingi Wasekjen PDIP Ahmad Basarah, Pelaksana Tugas Sekjen PDIP Eriko Sotarduga. Tampak juga Rano Karno, Mulyadi Jayabaya sejumlah senior partai dari wilayah Banten.
Sebelum peletakan batu pertama, Ahmad Basarah yang juga Pelaksana Harian Ketua DPD PDIP Banten memberikan laporan kepada Megawati dan hampir seribu pengurus dan kader partai se-Banten.
Basarah menyebut bahwa kantor DPD Banten memiliki lahan lebih dari 6150 meter persegi. Sehingga bisa disebut luas tanah DPD PDIP Banten paling luas diantara seluruh DPD PDIP di Indonesia.
"Sebagaimana Ibu Megawati mengingatkan bahwa kantor partai bukan hanya bangunan fisik tapi hadir sebagai pusat kebudayaan partai dan pusat sosial politik partai untuk bersatu dengan rakyat," ucap Basarah.
Basarah menjelaskan, gedung serbaguna ini dibangun berasal dana gotong royong seluruh kader baik yang di pusat maupun daerah mulai dari anggota DPR pusat hingga daerah, calon kepala daerah PDIP,termasuk juga dari Mulyadi Jayabaya dan Rano Karno.
Disebutkannya Rp12 miliar terkumpul dari gotong royong sementara alokasi pembangunan fisik hanya 6,8 miliar. Dia berharap sisa dana itu dapat dipergunakan untuk kegiatan partai.
"Ini menandakan semangat gotong royong hidup di tengah-tengah partai. Jadi dana pembangunan ini berasal dari uang jelas, halal dan sesuai peraturan perundang-undangan," tambahnya.
Basarah menjelaskan, kepada Megawati bahwa gedung dua lantai itu berdiri diatas 4.000 meter persegi. Yang mana lantai bawah akan menjadi gedung konvensi atau balai pertemuan yang bisa dipakai masyarakat juga selain kegiatan partai sementara lantai atas akan dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan pelatihan.
"Gedung ini akan dinamai Gedung Serba Guna Hj Megawati Soekarnoputri," tegas Basarah.
Sebagai bentuk eksistensi kantor partai yang berada di wilayah hampir 90% beragama Muslim, maka Basarah menjelaskan akan dibangun musola dengan kapasitas 200 orang.
"Di Banten kita punya tagline merajut Islam dan Kebangsaan untuk Indonesia Raya. Musola rencana diberi nama Musola At Taufiq sebagai bentuk penghormatan kepada pendiri sekaligus senior partai, Ketua MPR Alm Bapak Taufiq Kiemas," tambahnya.
Basarah menambahkan bangunan ini direncanakan rampung dalam waktu satu tahun. Sehingga diharapkan pada November 2018, Megawati hadir untuk meresmikan gedung serba guna tersebut."Kita berharap gedung serba guna ini akan bermanfaat bagi partai dan masyarakat Banten," pungkas Basarah.
Pengen baca lanjutan nya buka link di samping : http://ift.tt/2xIUCad
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Megawati Soekarnoputri Groundbreaking Pembangunan Gedung Serba Guna di Banten"
Post a Comment