Pepeng warga Kampung Cikujang Peuntas, RT 04/014, Kelurahan Dayeuh Luhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi ini, mengalami luka di bagian dada. Di bawah setir angkot juga ditemukan barang bukti berupa satu bongkahan batu. Kaca bagian depan pum hancur. Sedangkan posisi mobil berhenti melintang di badan jalan dan lampu angkot masih menyala.
"Diduga korban Pepeng meninggal karena tindak kekerasan menggunakan sebongkah batu yang mengenai bagian dada korban," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus.
Yusri mengatakan, kepolisian masih menyeliki kasus ini untuk memgungkap apa yang sebenarnya terjadi. Jika Pepeng merupakan korban tindak kekerasan, tentu harus ditemukan siapa pelakunya.
"Petugas telah meminta keterangan sejumlah saksi, rekan korban sesama sopir angkot. Sedangkan korban telah dimakamkan setelah sempat dibawa ke RS Al-Mulk dan dirujuk ke RSUD Syamsudin untuk diautopasi," ujar Yusri.
(wib)
Pengen baca lanjutan nya buka link di samping : http://ift.tt/2hSSMh5
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Dada Dihantam Batu, Sopir Angkot di Sukabumi Tewas"
Post a Comment