Keluarga Kapten Penerbang J Hotlan I Saragih, Kopilot Hercules TNI AU yang jatuh di Wamena, Papua meminta agar jasad korban dikebumikan di pemakaman keluarga. Foto Bupati Simalungun JR Saragih saat dirumah duka. Foto/KORAN SINDO/Erdian W
Meski diminta Bupati Simalungun JR Saragih agar korban dikebumikan di Taman Makam Pahlawan, Kota Pematang Siantar.
Namun pihak keluarga sendiri berniat untuk mengebumikan jasad bungsu empat bersaudara dari pasangan suami istri Jamauli Saragih dan Hulpainim br Purba, di pemakaman keluarga, di Dusun Pagar Jandi.
“Adik kami ini akan dimakamkan besok di sini saja. Rencananya besok setelah selesai acara adat,” ungkap Edy, abang tertua korban.
Dia juga menceritakan bahwa tahun baru 2017 ini akan meriah. Pasalnya, sang adik bungsunya tersebut berencana pulang sejak yang terakhir tahun 2012 lalu. Namun harapan itu tentu saja hancur setelah musibah jatuhnya Hercules TNI AU di Wamena.
“Sebulan ini perasaanku ngak enak saja. Kami terakhir teleponan 3 minggu lalu. Dia bilang lagi mau intensif belajar bahasa Inggris di Bogor katanya mau ikut misi Perdamaian,” ungkap Edy.
Meski dirinya hanya seorang petani, namun Edy memastikan hubungan mereka sebagai abang tertua dan bungsu sangat akrab.
Hotlan, lanjut dia adalah sosok anak yang ramah, suka menolong dan ringan tangan. Terlebih sejak menjadi anggota TNI AU, selalu rajin mengirim uang untuk sang Ibu, Hulpainim br Purba.
“Bapak kami meninggal tahun 2003 lalu, ketika itu dia masih klas II di SMA Negeri Tebing Tinggi. Nah di kelas III dipindah ke Kupang ikut abangnya yang polisi disana,” tutur Edy lagi.
Bagi tetangga korban dikenal sosok yang tidak sombong. Sipayung, seorang warga bahkan menyebutkan, saat pulang kampung lalu, Hotlan selalu menyempatkan diri bersalaman kepada seluruh warga.
dibaca 749x
Pengen baca lanjutan nya buka link di samping : http://ift.tt/2hZO9DD
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Kopilot Hercules Kapten J Hotlan Akan Dikebumikan di Pemakaman Keluarga"
Post a Comment