Gua Kaca menjadi tempat wisata baru di Pangandaran yang memiliki pesona alami. Koran SINDO/Syamsul Maarif
Pembukaan ke dua objek wisata alam tersebut diyakini akan menjadi salah satu promosi wisata Pangandaran.
Ketua Karang Taruna setempat Bambang Hermawan mengatakan, gua kaca ditemukan oleh seorang pemburu landak yang sering melakukan pemburuan di lokasi tersebut. Gua kaca dulunya hanya sebuah lobang kecil sebagai sarang persembunyian landak.
"Awalnya salah satu rombongan pemburu merasa penasaran dengan lobang tempat persembunyian landak hingga akhirnya mencoba masuk ke lobang tersebut," kata Bambang.
Setelah rombongan pemburu berhasil menerobos lobang tersebut ternyata sebuah gua dengan motif bebatuan yang sangat indah, namun karena terdapat batuan fosfat akhirnya terjadi eksploitasi dari tahun 1990 sampai dengan 2006.
"Motif batu yang terdapat di dalam gua seperti kaca, hingga warga akrab menyebutnya dengan sebutan goa kaca," tambahnya.
Sedangkan gua surupan merupakan gua alami, di dalamnya terdapat aliran air yang mengalir dan tidak pernah surut.
"Lokasi gua surupan berada di bawah bukit dengan kedalaman 75 meter dan panjang hingga 1.200 meter," paparnya.
Gua surupan tersebut di klaim oleh warga sebagai salah satu gua terpanjang yang ada di Pangandaran.
"Lokasi ke dua objek wisata ini sangat strategis, hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit dari jalur jalan nasional Pangandaran," jelasnya.
dibaca 72x
Pengen baca lanjutan nya buka link di samping : http://ift.tt/2hpBHtl
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Gua Kaca dan Gua Surupan Jadi Objek Wisata Baru di Pangandaran"
Post a Comment