loading...
Meskipun siswa kelas enam tersebut akan lulus dari sekolah yang berada di Kampung Lembur Hasem, Desa Bantar Panjang. Fitri tetap meminta pemerintah memperbaiki sekolahnya demi kenyaman dan keamanan adik kelasnya.
"Pengen cepat dibangun karena masih ada adik-adik yang lain belajar," kata Yuni seusai UN di sekolahnya, Kamis (3/5/2018).
Selain itu, 60 siswa SDN Bantar Panjang menginginkan adanya ruang laboratorium, perpustakaan, sarana olahraga dan sarana lain untuk menunjang Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).
Siswa lainnya, Iis Suheriyah (12) mengaku takut jika dipaksakan belajar di ruang dengan dinding dalam kondisi retak, berlubang. Bahkan, material atap di ruang kelas sesekali berjatuhan saat belajar.
"Biasanya belajar ditenda, tapi enggak nyaman. Makanya kalau hari biasa gak dipakai belajar bangunan ini, bahkan main di situ (ruang kelas nyaris ambruk) juga gak boleh," katanya.

(rhs)
Pengen baca lanjutan nya buka link di samping : https://ift.tt/2rh3Nxu
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Nyaris Ambruk, Siswa SDN Bantar Panjang Dambakan Perbaikan"
Post a Comment