
loading...
Awalnya, aksi puluhan mahasiwa berjalan tertib dengan pengawalan dari petugas kepolisan. Namun, pada saat mahasiswa akan membakar ban bekas, polisi mencoba menghalangi dengan mengambil ban bekas.
Tak terima, mahasiswa tersulut emosinya. Aksi dorong antara polisi dan mahasiwa pun terjadi. Bahkan, baku pukul pun terjadi. Bahkan Waka Polsek Serang Kota AKP Ransas Panjaitan sempat menjadi bulan-bulanan mahasiwa sehingga kancing baju terlepas.
Bentrok baru reda setelah mahasiwa menarik diri dan mundur ke dalam kampus yang berada di Jalan Jendral Sudirman, Kota Serang. Sedangkan petugas kepolisan dari Polres Serang tetap berjaga.
Dalam aksinya, mahasiswa meminta kepada Pemprov Banten untuk memperhatikan kesejahtraan guru dan meningkatkan kualitas pendidikan di tanah para jawara.
"Kami lihat potret pendidikan di Banten masih jauh dari kata sejahtera. Saat ini kewenangan SMA dan SMK sudah di tangan pemerintah provinsi, namun masih belum ada perbaikan," kata korlap aksi Rega kepada wartawan.
Selain itu, mahasiswa juga mengkritisi janji politik Gubernur Banten Wahidin Halim yang akan menggratiskan pendidikan tingkat SMA/SMK. "Kami ingin menagih janji politik WH dan Andika yang akan menggratiskan pendidikan, karena sampai saat ini belum terealisasi," tegasnya.
(wib)
Pengen baca lanjutan nya buka link di samping : https://ift.tt/2rhK53J
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Demo Mahasiswa Ricuh, Wakapolsek Jadi Bulan-Bulanan"
Post a Comment