
loading...
Kepala Kantor SAR Manado Mochamad Arifin menjelaskan untuk korban Muktar sudah dievakuasi ke rumah sakit Lembean. "Kondisinya selamat namun masih membutuhkan perawatan sementara yang dua korban lagi masih dalam evakuasi," ujar Arifin.
Menurutnya, evakuasi akan terus dilakukan, karena pengecoran kerasnya diperkirakan selama lima jam. "Jadi akan dikeluarkan sebelum cor mengeras. Namun terkait penyebab secara teknis kita serahkan ke kontraktor, kita hanya mengevakuasi," katanya.
Panjang coran yang memakan korban tersebut diperkirakan sekira 4-5 meter. Sementara itu, Humas SAR Manado Feri Ariyanto menyebutkan di lokasi korban yang selamat sebanyak 19 orang, namun yang masih dalam evakuasi tersisa dua.
"Di lokasi semuanya ada 21 orang. Mereka para korban sedang bekerja di proyek jalan tol dan kemudian korban tertimbun material bangunan," imbuhnya.
Tim rescue langsung melaksanakan tindak awal mengevakuasi korban dengan menggunakan alat ekstrikasi. Alat tersebut meliputi truk personel 2 unit, rescue car 1 unit, rescue truk 1 unit, peralatan ekstrikasi, oksigen portable 2 buah, alkon dan emergency lighting.
"Kami di lokasi turun dari Basarnas, Polres Minut, dan masyarakat setempat ikut membantu. Hanya saja memang lokasi korban sempit karena berada di dalam gorong-gorong," pungkasnya.
(nag)
Pengen baca lanjutan nya buka link di samping : https://ift.tt/2H5T1Ej
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Mengerikan, 3 Pekerja Jalan Tol Manado-Bitung Tertimbun Material Proyek"
Post a Comment