
Dimana saat itu bulan berada pada jarak terdekat dengan bumi dan diprediksi akan terjadi naiknya permukaan air laut yang bisa menyebabkan banjir rob khususnya di wilayah pesisir.
Sehingga ratusan nelayan di wilayah Pesisir Sedati-Sidoarjo sejak Rabu pagi hingga sore memilih tidak melaut. Jika biasanya nelayan ini berangkat melaut pagi dan sore hari. Namun terkait adanya imbauan waspada dampak gerhana bulan, ratusan nelayan ini memilih libur tidak melaut.
Ratusan nelayan ini memilih melakukan perawatan perahu dan mempersiapkan kemungkinan terjadinya banjir rob di wilayah pemukiman mereka yang berada tidak jauh dari pesisir pantai.
Prakirawan BMKG Juanda Ari Pulung Baskoro mengatakan, naiknya permukaan air laut ini akibat adanya grafitasi atau gaya tarik bumi terhadap matahari yang simetris dengan bulan. "BMKG Juanda memprediksi naiknya permukaan air laut seiring terjadinya gerhana bulan ini akan terjadi Rabu malam hingga Kamis pagi," katanya, Rabu (31/1/2018).
(sms)
Pengen baca lanjutan nya buka link di samping : http://ift.tt/2ErxX6E
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Waspada Dampak Super Blue Blood Moon, Nelayan di Pesisir Sidoarjo Tak Melaut"
Post a Comment