Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani mengatakan, ketinggian asap itu lebih tinggi dari letusan freatik yang pertama.
"Ya baru saja terjadi erupsi lagi. Ini lebih tinggi kurang lebih 1.500 meter," terangnya.
Pihaknya mengaku, masih meneliti letusan tersebut. "Apakah letusan itu benar-benar letusan freatik atau ada kandungan magma didalamnya," ungkapnya.
Dikabarkan sebelumnya bahwa Gunung Agung meletus pertama kali pada Selasa 21 November 2017.
Di mengimbau, agar masyarakat dan wisatawan tidak berada di zona berbahaya itu. "Dalam area kawah Gunung Agung dan di seluruh area di dalam radius 6 Km dari kawah puncak gunung," imbaunya.
(mhd)
Pengen baca lanjutan nya buka link di samping : http://ift.tt/2BlMDls
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Erupsi Lagi, Gunung Agung Semburkan Asap Pekat 1.500 Meter"
Post a Comment