Hal itu dikatakan Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry Juliantono menanggapi kagaduhan pascakeluarnya statement Presiden PKS M Sohibul Iman yang mengklaim, Gerindra dan PKS dipastikan mengusung Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018 mendatang. "Yakinlah, bagi Partai Gerindra, PKS adalah teman koalisi, teman seperjuangan yang sudah teruji," tegas Ferry di Bandung, Jumat (4/8/2017).
Menurut Ferry, apa yang disampaikan Presiden PKS itu hanyalah bagian dari dinamika politik menjelang Pilgub Jabar 2018. Pihaknya pun memastikan, hubungannya dengan PKS pascapernyataan Presiden PKS baik-baik saja. "Kami tetap baik-baik saja, itu kan biasa, hanyalah dinamika politik," ujarnya.
Yang terpenting saat ini, lanjut Ferry, koalisi Gerindra dan PKS yang sudah terbangun lama akan mendapatkan tambahan kekuatan seiring dengan hampir bergabungnya Partai Demokrat dan PAN.
Senada dengan Ferry, Ketua DPD Gerindra Jabar Mulyadi mengatakan, Gerindra dan PKS memiliki sejarah dalam menghadapi pertarungan politik mulai dari tingkat nasional sampai akar rumput. Bukan cuma koalisi, tapi dua partai ini disebutnya sudah bersekutu.
"Saya pertegas lagi. Kami hormati pernyataan Pak Sohibul, tapi mungkin itu mekanisme internal PKS. Gerindra langsung respons dan kami sampaikan keputusan pasangan itu belum lewat koalisi. Itu hanya dalam tataran partai," jelasnya.
Meskipun sempat muncul kegaduhan di internal partainya pascakeluarnya pernyataan Presiden PKS tersebut, namun Mulyadi meyakinkan hal itu akhirnya dapat diredam setelah dirinya meminta konfirmasi langsung dari Presiden PKS. "Saya sudah konfirmasi langsung ke Pak Sohibul Iman. Alasannya, untuk menenangkan seluruh kader Gerindra di Jabar," katanya.
(wib)
Pengen baca lanjutan nya buka link di samping : http://ift.tt/2vv8NRQ
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Pilgub Jabar, Gerindra Tegaskan PKS Tetap Sekutunya"
Post a Comment