Informasi yang dihimpun SINDOnews, Nun, warga sekitar dan penghuni apartemen mengaku tidak mengenal korban. Kedua korban diduga stres sehingga nekat melompat dari lantai 5 apartemen. Namun, belum diketahui masalah apa yang membelit kedua korban sehingga nekat mengakhiri hidup dengan cara tragis tersebut.
“Saya sering bertemu korban. Mereka kakak beradik. Saya perhatikan mereka seperti stres dan kebingungan,” kata Dewi, pengelola usaha laundry di lantai dasar Apartemen Gateway.
Saat ini, petugas dari Polrestabes Bandung masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari sejumlah saksi. Penyelidikan juga dilakukan di dalam kamar korban.
Kondisi kedua korban yang loncat dari lantai 5A Apartemen Gateway, Kota Bandung cukup mengenaskan. Kedua korban menderita luka di kepala, kaki, dan lengan patah.
Kedua korban dibawa ke Rumah Sakit Polri Sartika Asih, Jalan M Toha, Kota Bandung untuk dilakukan visum et repertum. “Kasus ini masih dalam penyelidikan petugas, termasuk untuk mengungkap motif korban bunuh diri,” kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo yang dihubungi, Senin (24/7/2017) malam.
(mcm)
Pengen baca lanjutan nya buka link di samping : http://ift.tt/2vSfAlH
Bagikan Berita Ini
0 Response to "2 Korban Tewas Melompat dari Apartemen Gateway Ternyata Kakak Beradik"
Post a Comment