“Di sini dulu crowded, dengan perluasan terminal B pelayanan bisa lebih optimal. Aset yang ada harus ditata seoptimal mungkin,” ujar Agus.
Bandara Adisutjipto, kata Agus, memiliki traffic penerbangan yang cukup tinggi. Sebab, kondisi bandara sempit dan sangat terbatas sedangkan penumpang terus tumbuh. Sebelumnya hanya ada 3 juta penumpang per tahun, kini sudah sampai 5 atau 7 juta per tahun.
“Hal inilah yang harus diantisipasi oleh semua stakeholder, baik dari airport, airline, air navigation maupun dari authority,” tegasnya.
(wib)
Pengen baca lanjutan nya buka link di samping : http://ift.tt/2t7LJWj
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Dirjen Perhubungan Darat Bangga dengan Optimalisasi Bandara Adisutjipto"
Post a Comment