Pihak keluarga bersama pihak dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunung Mas dan anggota Polsek Kurun masih menyisir Sungai Kahayan mencari korban. Petugas gabungan mulai menyisir dari wilayah Desa Penda sampai ke Kelurahan Tampang Tumbang Anjir.
"Saat ini masih dilakukan pencarian. Memang kondisi Sungai Kahayan masih meluap," kata Kapolsek Kurun Iptu I Made Suta, Minggu (28/5/2017).
Untuk mencari Laura, BPBD Gumas mengerahkan satu unit speedboat BPBD dan dibantu puluhan kelotok keluarga korban. Diharapkan, dalam waktu yang tidak terlalu lama, Laura bisa ditemukan.
Sebelumnya, keluarga korban, Anita, mengatakan Laura tenggelam lantaran saat loncat dari atas tiang kakinya terpeleset dan jatuh terbentur kayu. Saat itu Sungai Kahayan sedang meluap dengan arus yang cukup deras sehingga korban terseret arus. "Setelah kena kayu Luara jatuh ke air dan langsung menghilang," ungkap Anita, di sekitar Sungai Kahayan.
Kapolsek Kurun Iptu I Made Suta mengatakan, Laura tenggelam di Sungai Kahayan saat mandi bersama teman-temannya. "Ada saksi yang melihat bahwa korban memang tenggelam di Sungai Kahayan," kata Made, mewakili Kapolres Gumas AKBP Ardiansyah Daulay, saat dikonfirmasi MNC Media.
Ia menyampaikan, dari keterangan saksi, setelah terbentur dan jatuh ke sungai korban sempat melambaikan tangan. Namun, saksi tidak sempat menolong korban lantaran jarak yang cukup jauh. "Saat ini korban masih terus dicari," katanya.
(zik)
Pengen baca lanjutan nya buka link di samping : http://ift.tt/2r114Iz
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Laura Tenggelam di Sungai Kahayan"
Post a Comment