Bangunan masjid di Pidie, Aceh, rusak berat akibat diguncang gempa.Foto-foto/Istimewa
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, hingga Rabu (7/12/2016) pukul 11.45 Wib, Tim SAR telah menemukan 27 korban tewas dan 26 orang luka berat. Korban dirujuk ke RSUD Pidie Jaya dan puskesmas.
"Data kerusakan bangunan bertambah. Data sementara yang berhasil dihimpun di Kabupaten Pidie Jaya terdapat 72 unit ruko roboh, beberapa tiang listrik roboh, beberapa ruas jalan rusak, 15 unit rumah rusak berat, lima unit masjid roboh, satu unit gedung STAI AL-Azziziyah roboh, dan satu unit bangunan toko roboh. Sedangkan di Kabupaten Bireuen terdapat dua unit rumah roboh dan satu unit masjid roboh," kata Sutopo dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Rabu (7/12/2016).
Sutopo menuturkan, upaya penanganan terus dilakukan. Kepala BNPB bersama pejabat dari BNPB, Kementerian PU Pera, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan dan Tagana dalam perjalanan menuju Pidie Jaya untuk melakukan bantuan penanganan darurat. BPBD Pidie Jaya dan BPBD Pidie bersama dengan TNI, Polri, Basarnas, SKPD, Tagana, PMI, relawan dan lainnya melakukan penanganan di lokasi.
"Fokus utama saat ini adalah pencarian dan penyelamatan korban yang tertimpa bangunan yang roboh," tuturnya. Posko BNPB terus melakukan koordinasi dengan BPBD untuk melakukan pendataan. Pendataan dampak gempa terus dilakukan oleh BPBD.
(whb)
dibaca 456x
Pengen baca lanjutan nya buka link di samping : http://ift.tt/2giSCiA
Bagikan Berita Ini
0 Response to "BNPB: Dampak Gempa 6,5 SR di Pidie Jaya Bertambah"
Post a Comment