Suasana di IGD RSMH Palembang. Foto/KORAN SINDO/Adi Haryanto
Informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula saat polisi yang diduga dari Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Palembang, mendatangi kawasan tersebut untuk melakukan penggerebekan terhadap salah satu bandar narkoba.
Rupanya, saat sedang melakukan penggerebekan, tersangka yang diduga sudah mengetahui kedatangan polisi langsung berteriak rampok, sehingga warga yang mendengar teriakan itu langsung mengepung polisi yang melakukan penggerebekan. Bahkan, sempat terdengar suara tembakan.
Salah satu bocah yang tinggal di kawasan tersebut harus menjadi korban. Bocah yang diketahui berinisial Ra (13), terpaksa harus dilarikan ke IGD Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) setelah sebutir peluru bersarang di kaki kirinya.
Kapolresta Palembang AKBP Wahyu Bintono Hari Bawono membenarkan adanya kejadian itu. Namun, mengenai tembakan itu, dirinya belum bisa memastikannya.
"Tersangka melarikan diri dan meneriaki petugas 'maling'. Mengenai tembakan, ada indikasi massa yang menggunakan senpira. Seorang anak terkena peluru di kaki bagian sebelah kiri," ungkapnya.
Dia menuturkan, saat ini pihaknya masih menunggu proyektil peluru tersebut diangkat, untuk memastikan apakah berasal dari senjata petugas atau dari senpira ilegal milik warga.
"Kami belum bisa memastikan proyektil peluru yang bersarang di kaki korban, karena masih menunggu dari pihak dokter yang akan mengangkat proyektil itu. Kita juga masih akan meminta keterangan dari saksi saksi," jelasnya.
Sementara itu, menurut sumber di lapangan mengatakan, sebelum ditemukan ada warga yang tertembak, sempat terdengar beberapa kali tembakan.
"Warga ramai saat ada yang berteriak rampok. Tak lama setelah itu, ada suara tembakan, tidak tahu dari mana. Saat itu tiba-tiba warga ribut ada anak yang tertembak," ujar warga yang enggan disebut namanya.
(zik)
dibaca 72x
Pengen baca lanjutan nya buka link di samping : http://ift.tt/2h9BoFf
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Bandar Narkoba Teriak 'Rampok', Polisi-Warga Nyaris Bentrok"
Post a Comment