Alat Peraga Kampanye (APK) Pilkada Kota Yogyakarta 2017 berupa baliho memakan korban jiwa pengendara motor. Ilustrasi/SINDOnews
Sampai di lokasi APK berukuran lebih dari dua meter yang terpasang di pinggir jalan tiba-tiba ambruk menimpa korban.
Korban pingsan langsung dibawa ke Puskesmas Gondokusuman II dan akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta. Namun malang nyawanya tak tertolong lagi.
Kapolsek Gondokusuman Kompol Eko Basunando menjelaskan, saat itu korban baru saja menjemput anaknya setelah mengikuti tes CPNS di Jalan Cendana, Kota Yogyakarta. Usai menjemput anaknya, korban berniat pulang ke Sleman.
"Saat melintas itulah tiba-tiba baliho ambruk dan menimpa korban. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat lalu dirujuk ke Panti Rapih," ujarnya.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Yogyakarta, Wawan Budianto mengaku langsung menuju rumah sakit setelah mendengar informasi tersebut. Pihaknya juga telah menemui keluarga koran untuk menyampaikan rasa bela sungkawa.
Atas kejadian tersebut, Wawan berjanji akan segera mengevaluasi pemasangan APK terutama jenis baliho yang terpasang di sejumlah titik.
"Evaluasi memang menjadi sesuatu yang mendesak dan itu penting. Kita bersama sekretariat akan evaluasi beberapa baliho yang kami pasang segera," ujarnya.
Diakuinya peristiwa tersebut baru pertama terjadi di Yogyakarta. Dia berharap kedepan peristiwa serupa tak terulang lagi.
Terpisah, Ketua Tim Pemenangan Imam-Fadli, Danang Rudiatmoko menegaskan bahwa APK yang ambruk itu bukan APK yang mereka pasang. Diakuinya, hingga kini pihaknya belum memasang APK tambahan sehingga semua APK yang sudah terpasang adalah milik KPU. "Jadi kami tak tahu apakah APK yang terpasang itu kondisinya sudah aman atau tidak," ujarnya.
dibaca 58x
Pengen baca lanjutan nya buka link di samping : http://ift.tt/2hLKF75
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Baliho Kampanye di Yogya Timpa Pengendara Motor Hingga Tewas"
Post a Comment