ALOR - Sembilan hari pasca gempa berkekuatan 6,2 skala richter (SR) yang mengguncang Pulau Alor, Nusa Tenggara Timur, ribuan warga yang menjadi korban akibat gempa masih belum mendapatkan bantuan yang memadai.
Sebagian besar warga pegunungan masih tinggal di tenda darurat, demikian juga warga Desa Maritaing yang ada...
Baca Selanjut Nya http://ift.tt/1OLY2ip
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Takut Tsunami, Warga Alor Bertahan di Tenda Darurat"
Post a Comment