WONOGIRI - Meski honor guru teramat pahit, sebagai seniman, Siti Nur Khotimah (30) yang mengajar di SMPN 2 Kecamatan Manyaran, Wonogiri, berharap kurikulum tatah sungging nantinya bisa melejit dan dijadikan kurikulum daerah bahkan nasional.
Hal ini sebagai upaya untuk melestarikan warisan budaya. Diharapkan, kesejahteraan...
Baca Selanjut Nya http://ift.tt/1Ytzts0
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Nasib Guru Seni Tatah Sungging di Wonogiri (2/Habis)"
Post a Comment